Spiritual Writing

“Tuhan mungkin menunda tapi Dia tidak pernah menolak” sebuah ungkapan yg pas sekali menggambarkan realitas hidup bahwa terkadang apa yg kita inginkan tdk sesuai dgn kenyataan dan sering kenyataan hidup tdk selalu sejalan dgn apa yg kita inginkan. Jika anda meyakini adanya sebuah kekuatan lain yg menggerakkan kehidupan kita yg jauh diluar kemampuan akal dan nalar manusia yg naif yaitu Dia Sang Realitas Absolut maka benarlah ungkapan bahwa “Man purposes, God disposes” manusia hanya dpt merencanakan, mengupayakan, dan memberikan usaha yg terbaik sedangkan Tuhanlah yg menentukan. Hal ini sejalan dgn apa yg dibahasakan oleh Marwa Daud dalam bukunya ‘Mengelola Hidup dan Merencanakan Masa Depan’ bahwa Ujung Usaha adalah takdir. Sangat tepat ungkapan ini.

Responses

  1. Lho khan ada ayatnya:
    “Berdo’alah kamu dan bersungguh-sungguhlah, Aku pasti mengabulkan permohonanmu”
    Jadi pada dasarnya manusia berusahalah dulu sekuat tenaga dan pikiranmu (kalimat bersungguh-sungguhlah), baru minta Tuhanmu (meng ‘iya’ kan) permintaanmu sepanjang tidak menyalahi aturan agamamu.

    • Inilah sufi dijaman modern
      Tidak perlu atribut, yang penting nilai spiritualnya tinggi, bukan ritualnya yang ditampakkan.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: